PUISI DAN PEREMPUAN YANG SEDANG CEMBURU

PUISI DAN PEREMPUAN YANG SEDANG CEMBURU

Selain warna merah yang marah.
Perempuan yang wajahnya bisa dilihat sendiri
di kedalaman mata seseorang yang ada di hadapannya,
akhirnya mulai menyukai warna hitam.
Dan cemburu, adalah puisi yang bisa ditulis kapan saja.

***

Mata itu, sepasang kata-kata diam yang menyembunyikan sesuatu.
Luka di antara kalimat-kalimat tanya.
Apakah benar dari sekian banyak cara untuk mati,
yang terburuk adalah dengan melanjutkan hidup?
Kata sepenggal kalimat dalam sebuah buku.

***

Untuk perempuan yang menanti jawab.
Dalam perjalanan singkat maupun panjang ini.
Akan aku beritahukan satu hal dalam lisan tangan ini.

Kata-kata bisa saja penuh dengan kebohongan dan kepalsuan,
namun tidak bagi mata seseorang,
ia jujur mengutarakan sesuatu
kebenaran, cinta, dan apa-apa yang melekat padamu.

Rasa.

2021

Berdomisili di Magelang, Jawa Tengah. Bisa dihubungi dan di temui di Email: febrikurniawan04@gmail.com dan Instagram: @Febrikurniawan13

Baca juga :

Anak Rantau
Hidup Itu Perjuangan
Literasi Nutrisi penunjang generasi produktif
Belajar dari Mimpi yang Akhirnya Terwujud
Agama Itu Seharusnya Penuh Cinta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *