Literasi Nutrisi penunjang generasi produktif
Literasi Nutrisi penunjang generasi produktif

Literasi Nutrisi penunjang generasi produktif

Mainmain – Menurut The American Medical Association Literasi nutrisi adalah kemampuan membaca dan memahami hal-hal terkait kesehatan yang meliputi pemahaman atas resep obat, kartu berobat, dan bentuk material kesehatan lainya. Menurut Emiral. G dkk, literasi nutrisi meliputi 3 wilayah yaitu kepedulian terhadap kesehatan, pencegahan peyakit, dan promosi kesehatan.

Ketiga hal tersebut sangat penting untuk disosialisasikan sejak dini kepada usia muda atau generasi millenial. Anak muda merupakan masa transisi dari fase anak-anak ke fase dewasa, masa ini merupakan masa terjadinya peruahan fisik dan karakter psikologis yang sangat berpegaruh terhadap perilaku, termasuk perilaku kesehatan.

Sehingga anak muda akan sangat mudah terpengaruh dan cenderung menerima informasi dengan mudah tanpa melakukan telaah secara kritis. berdasarkan kondisi tersebut, maka pendidikan berperan penting dalam meningkatkan kesadaran literasi nutrisi pada generasi muda, cara yang bisa diakukan salah satunya adalah melalui pembelajaran keshatan jasmani, olahraga dan kesehatan.

Baca Juga :
MAKAN PAGI PITO
Belajar dari Mimpi yang Akhirnya Terwujud

literasi nutrisi merupakan bagian penting dalam upaya melakukan pembangunan kesehatan. renstra kemenkes telah mendorong kesadaran literasi nutrisi kepada masyarakat. budaya memiliki pengaruh yang sangat kuat dalam mempengaruhi pandangan masyarakat mengenai konsep sehat. budaya literasi nutrisi yang baik akan berimplikasi pada praktik pencegahan dan pengobatan yang tidak sesuai dengan pandangan petugas kesehatan.

Baca Juga :
Rangkulan Sulung untuk Sulung
Amerika; Negara Super Power yang Kesepian

Bonus demografi merupakan peluang kemakuran ekonomi suatu negara. hal ini dikarenakan besarnya proporsi jumlah penduduk produktif (usia 15-64 tahun) dalam evolusi kependudukan dalam siklus se-abad sekali.

peluang tersebut tidak dimanfaatkan dengan baik maka akan menjadi anti bonus yaitu badai bom (Bomb disaster). demografi. saat ini indonesia sedang menuju bonus demografi dengan pertumbuhan yang meningkat dan penurunan angka kelahiran dalam jangka panjang.

Baca Juga :
Agama Itu Seharusnya Penuh Cinta
Pemulihan Wisata Pasca Pandemi Covid-19

Manfaat bonus demografi dapat didapatkan jika suatu negara memliki sumber daya yang berkualitas. Suber daya Manusia yang berkualitas dan produktif akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan pendapatan perkapita suatu negara. selains SDM yang berkualitas, lapangan kerja menjadi hal yang sangat penting dalam memanfaatkan bonus demografi karena dengan lapangan kerja yang memada dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Peningkatan tabungan rumah tangga juga menjadi salah satu faktor penting dalam pemanfaatn bonus demografi karena dengan tabungan yang meningkat ditingkat rumah tangga, berpotensi untuk membuka lapangan usaha yang akan memperluas lapangan kerja.

Baca Juga :
Upaya Merawat Ingatan dan Mengolah Renungan
Generasi Milenial

Urgensi Nutrisi Literasi dalam Memanfaatkan Momentum Bonus Demografi

Bonus demografi merupakan momentum yang bisa menjadi peluang bagi Indonesia untuk mencapai Indonesia hebat. Namun akan menjadi petaka tersendiri jika momentum tersebut tidak mampu dimanfaatkan dengan tepat. Sisi kesehatan juga memegang peranan penting untuk menyiapkan penduduk usia produktif. Penduduk dengan kesehatan yang baik akan memiliki produktivitas yang tinggi.

Oleh karena itu dalam menyiapkan penduduk usia produktif yang sehat harus dimulai sejak dalam kandungan. Sebelum tahun 2000 tingkat kematian Ibu dan bayi masih cukup tinggi. Hal ini tentu merupakan cerminan dari buruknya kondisi kesehatan masyarakat. Selain itu gizi buruk (stunting) juga masih sangat tinggi.

Kondisi ini masih terjadi hingga tahun 2010. Anak-anak yang memiliki gizi buruk pertumbuhanya tidak maksimal sehingga produktivitasnya rendah. Kondisi ini akan sangat berpengaruh pada kemajuan suatu negara karena masyarakat yang tidak produktif akan menjadi beban negara.

Baca Juga :
Merdeka 100% dari Pandemi dan Tirani
Monster Sampah

Rendahnya kesehatan penduduk usia produkktif tidak akan mendukung produksi sehingga akan menghambat pertumbuhan ekonomi suatu negara. Maka kesehatan merupakan hal yang sangat penting utuk mendukung penduduk usia produktif. dalam menyikapi kondisi ini, pemerintah dapat mendukung melalui kebijakan-kebijakan yang dapat meningkatkan kesehatan masyarakat.

Baca Juga :
Rangkulan Sulung untuk Sulung
Amerika; Negara Super Power yang Kesepian

Gizi yang baik merupaan kunci dalam perkembangan otak anak. Gizi yang baik akan membantu anak dalam mempelajari dan mengembangkan skill yang penting. makanan juga merupakan faktor penting dalam mentiapkan generasi produktif yang sehat karena makana yang bergizi akan membeikan energi, motivasi dan kekuatan untuk bermain dan mengembangkan kreativitasnya..

Baca Juga :
MAKAN PAGI PITO
Belajar dari Mimpi yang Akhirnya Terwujud

Melihat pentingnya kesehatan dalam menyiapkan generasi produktif maka literas nutrisi menjadi faktor penting yang harus dimiliki oleh masyarakat. Sampai saat ini tingkat kesehatan masayrakat Indonesia belum bisa dikatakan baik, maka dalam menyiapkan bonus demografi yang akan dialami oleh bangsa Indonesia saat ini sangat diperlukan kesadaran literasi nutrisi bagi masyarakat Indonesia.

Karena jika masyarakat usia produktif yang seharusnya mampu mendongkrak produktivitas negar justru akan menjadi beban jika tidak memiliki kesehatan yang baik.

Penulis : Robet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *